Pretest Kliring
Kliring merupakan jasa perbankan yang
diberikan dalam rangka penagihan warkat antar bank yang berasal dari wilayah
kliring yang sama.
Bagaimana sejarah
terjadinya kliring, tujuan dan manfaat kliring, dan istilah-istilah dalam
kliring.
Tuliskan jawaban anda pada blog yang
terkoneksi dengan studentsite anda pada bagian ‘TULISAN’.
Sejarah
Kliring
Kliring (dari Bahasa
Inggris clearing)
sebagai suatu istilah dalam dunia perbankan dan keuangan menunjukkan
suatu aktivitas yang berjalan sejak saat terjadinya kesepakatan untuk suatu
transaksi hingga selesainya pelaksanaan kesepakatan tersebut. Kliring sangat
dibutuhkan sebab kecepatan dalam dunia perdagangan jauh lebih cepat daripada
waktu yang dibutuhkan guna melengkapi pelaksanaan aset transaksi. Kliring
melibatkan manajemen dari paska perdagangan, pra penyelesaian eksposur kredit,
guna memastikan bahwa transaksi dagang terselesaikan sesuai dengan aturan
pasar, walaupun pembeli maupun penjual menjadi tidak mampu melaksanakan
penyelesaian kesepakatannya. Proses kliring adalah termasuk pelaporan /
pemantauan, marjin resiko, netting transaksi dagang menjadi posisi tunggal,
penanganan perpajakan dan penanganan kegagalan.
Tujuan
Kliring
Tujuan
kliring Antara lain :
1.memajukan
dan memperlancar lalu lintas pembayaran giral
2.perhitungan
penyelesaian utang piutang dapat dilakukan dengan lebih mudah, aman dan efisien
3.salah
satu pelayanan bank kepada nasabah
MANFAAT
KLIRING
1. Efisiensi
waktu. Sepanjang sistem internal suatu bank sudah online, maka proses transfer
dana akan berjalan dengan cepat di seluruh wilayah Indonesia.
2. Efisiensi
biaya, yakni terjadi penghematan biaya pencetakan dan handling warkat, biaya
SDM serta peralatan penunjang lainnya. Dengan demikian, biaya pelayanan bank
kepada masyarakat bisa lebih murah.
3. Pengelolaan
likuiditas bank. Dengan sistem SKNBI, memungkinkan posisi kliring tiap peserta
otomatis telah terintegrasi secara nasional, sehingga setiap peserta hanya akan
memiliki satu posisi clearing tiap hari.
4. Perekonomian,
yakni transmisi dana yang cepat mendorong perputaran dana yang juga semakin
cepat dan mengurangi dana mengambang. "Perputaran arus dana yang makin
cepat ini diharapkan semakin meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat yang
pada gilirannya mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Komentar
Posting Komentar