Puisi Manusia dan Penderitaan

Sangkar Besi

oleh: Bagaskara Ramadhan


Sangkar dari besi berkarat

Merobek hati lelaki renta setengah baya

Tanpa senyum, tanpa suara

Sunyi!



Bau busuk mulai tersengat

Tampak berdaki

Rambutmu panjang bagai akar serabut 

Dekil!



Jika aparat brengsek meludahi kamu

Kamu hanya diam di dalam kurungan hina

Jika aparat brengsek menertawaimu

Hanya air mata darah yang bercucuran


Doamu selalu berjalan tanpa henti

Tapi hukum berkata lain

Bahwa yang Benar akan Mati

Bahwa yang Salah akan Tertawa Bringas

Komentar

Postingan Populer